Kemesraan Harry Kane dengan Son Heung-min Usai Tottenham Bekuk Man City 3-2

'Kemesraan' Harry Kane dengan Son Heung min usai laga Manchester City vs Tottenham dalam lanjutan pekan 26 Liga Inggris di Etihad Stadium, Minggu (20/2/2022) dini hari WIB. Tottenham menang atas Man City dengan skor 2 3 melalui drama menit akhir yang menegangkan. Riyad Mahrez mampu menyamakan kedudukan pada 90+2 melalui titik putih penalti.

Tambahan 7 menit waktu pertandingan itu tida disia siakan oleh Tottenham, tiga menit berselang gol Mahrez, Harry Kane menunjukkan kelasnya sebagai striker elit dunia dengan mencetak gol memanfaatkan asis Kulusevski. Gol tersebut sekaligus menjadi yang terakhir yang tercipta dalam laga tersebut. Harry Kane dalam laga ini mencetak brace, satu gol nya di awal babak kedua berkat umpan silang Son Heung ming.

Pemain asal Korea Selatan itu juga menjadi kreator gol Kulusevski pada menit ke 4 di babak pertama. Usai laga, Son merasa betapa bahagianya bisa bekerja sama dengan Harry Kane. Son sempat sedih kenapa Kane seret gol di awal musim, namun sekarang striker Inggris itu seperti menemukan kembali insting mencetak golnya.

"Dia mencetak begitu banyak gol," buka Son kepada Sky Sports, dikutip dari BBC. "Saya sangat sedih di awal musim ketika dia tidak mencetak gol tetapi dia bekerja keras untuk tim," sambungnya. "Dia adalah pemain yang luar biasa dan pria yang luar biasa. Bekerja bersamanya adalah suatu kehormatan besar," jelas Son.

Harry Kane pun tak segan mengungkapkan bagaimana hubungan dirinya dengan mantan anak didik Shin Tae yong di Piala Dunia 2018 itu. Bukan hanya komunikasi di atas lapangan saja, melainkan di luar lapangan untuk menjaga hubungan dan chemistry menurut Kane. "Kami jelas memiliki banyak persiapan," ucap Kane soal Son.

"Kami terhubung dengan sangat baik dan memiliki pemahaman yang baik di luar lapangan," tambahnya. "Saya tidak sabar untuk menonton kembali di ruang video," jelas Kane. Kemenangan ini bisa menjadi tonggak kebangkitan Spurs setelah 3 laga tanpa kemenangan.

Spurs juga berhasil menahan laju Man City untuk merengkuh trofi Liga Inggris lebih awal. "Sebelum pertandingan (lawan Man City) kami kalah tiga kali berturut turut. Kami masih percaya dan bekerja sangat keras. Kami bekerja, terutama untuk pertandingan ini. "Ini bisa menjadi waktu terburuk menghadapi Manchester City bagi kami, tetapi ini sebenarnya adalah waktu terbaik," pungkasnya.

Pelatih Tottenham, Antonio Conte menjadi pelatih kelima yang memenangkan pertandingan tandang Liga Inggris di Etihad Stadium setelah Claudio Ranieri (Chelsea, Leicester), Mark Hughes (Blackburn Rovers, Stoke City), Jose Mourinho (Chelsea, Man United), dan Roy Hodgson (Fulham, Crystal Palace).

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.